Ngerii!! Korban Dibunuh Dengan Besi Dan Dihantam Tabung Gas 3 Kg

narsono, 01 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BANYUMAS - Bertempat di Rumah Mbah Misem Rt/w 07/03 Karanggandul Desa Pasinggangan Kec/Kab.Banyumas ,pada Rabu siang (28/08/2019) sekitar pukul 10:00 wib, Polres Banyumas Menggelar reka ulang adegan pembunuhan yang terjadi sekitar 5 Tahun yang lalu.Ratusan Warga datang karena ingin menyaksikan reka ulang adegan dan ingin melihat wajah pelaku yang tega membunuh saudaranya sendiri.

Antusias Warga masyarakat yang penasaran ingin menyaksikan terlihat berdesak-desakan berdiri diluar garis Polisi.Sejumlah Anggota Polisi pun disiapkan guna mengamankan jalanya kegiatan tersebut.

Sementara 4 tersangka pembunuhan terdiri dari satu keluarga yakni bernama Saminah dan tiga Anaknya bernama Ivan Firmansyah, Putra, serta Saniah.Dalam kegiatan tersebut Keempat pelaku menjalani Reka ulang adegan dan sempat disoraki warga pada saat keluar dari mobil yang membawanya.

Sementara korban pembunuhan yang dilakukan oleh 4 Tersangka Yaitu adik dari Saminah dan 1 sepupu perempuan antara lain Supratno, Sugiyono, Heri dan Vivin anak dari Supratno.Sementara motif yang dilakukan pelaku diduga ditengarai terkait Dendam dan Warisan.Kejadian pembunuhan tersebut di sudah direncanakan pelaku sebelumnya.

Dalam reka adegan turut hadir AKP.Soetrisno SH Selaku Kapolsek Banyumas, Aris Sugiyono Kades Pasinggangan, dan Tim penyidik dan Inafis dari Polres Banyumas.

"Kami berharap kepada warga masyarakat tetap jaga keamanan ciptakan keadaan yang tenang dan kondusif guna kelancaran Kegiatan"Ungkapnya, AKP.Soetrisno SH kapolsek Banyumas.

Sebelum pembunuhan terjadi orang tua Saminah yang bernama Misem disuruh pindah kerumah saminah, rumah yang disebelahnya, agar peristiwa sadis tersebut tidak diketahui Misem.

Peristiwa Pembunuhan sadis itu terjadi saat siang hari pada 9 Oktober 2014 dan sudah direncanakan sebelumnya oleh pelaku.

Pertama kali yang Menjadi korban pembunuhan adalah Sugiyono yang keluar dari kamar mandi dipukul dengan besi oleh Ivan dan dihantam Gas 3 Kg oleh Putra, dan korban kedua Supratno yang pulang kerumah tersebut juga langsung dihajar dengan cara yang sama, tidak berapa lama datang korban ketiga bernama Heri pun diganjar dengan pukulan besi dan tabung gas, setelah ketiga orang tersebut dibantai korban selanjutnya Vivin anak dari supratno,melihat adanya mayat dikamar, nyawa Vivin pun ikut melayang oleh Ivan dan Putra.

Setelah dibunuh keempat mayat tersebut dikubur dalam satu lobang yang sama dalam keadaan tengkurap.Adapun lobang tersebut tidak cukup dalam dengan ukuran lebar 1,5 M dan dengan kedalaman sekitar 40 Cm.Lokasi yang digunakan untuk mengubur keempat mayat tersebut dekat dengan kandang bebek.

Guna menghindari terbongkarnya peristiwa pembunuhan tersebut mereka mengatakan keempat keluarganya menghilang atau merantau.Kejadian tersebut keempat pelaku sudah merencarakanya.(SoN) 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu